Thursday, November 30, 2017

Untuk Usia Sekitar 45


Ini pesan *Prof. Dr. dr. Bhenny Karim, SpPD-KR. (Guru Besar FK UGM)*

*Untuk Saudara2ku yg Telah ber Usia 45 thn ke Atas , Lebih2 Disiplin Jaga KeSehatan*

Proses PeNuaan (aging), Sudah Mulai Sejak usia 32 tahun, dgn Mulainya *Penurunan Fungsi Organ-Organ* (Seperti Ginjal, Lever, Anak Ginjal, Hypophyse dsb.nya) dan
*Penurunan Hormon-Hormon* (Seperti Testosteron, Growth Hormon, Coenzym Q10,  Estrogen. Pada Pria PeNurunan Hormon Progesteron dan Testosteron.

*PeNuaan Adalah Suatu Penyakit yg BerLangsung Kronis yg Sebenarnya Tidak Dapat di Cegah , di Obati dan di Kembalikan Menjadi Muda*.

PeNuaan Bukanlah Hukuman , tetapi Akibat Titah dari Gen.

*Beberapa Penyakit yang Muncul Akibat Proses PeNuaan*, adalah:
1. Osteoporosis.
2. Metabolik Syndrome, dgn Akibat Penyakit Cardiovasculer (seperti Stroke, Penyakit Jantung Koroner dan Hypertensi Renal).
3. Cancer (seperti Payudara, Colorectal/Usus, Prostat, Ovarium).
4. Alzeimer (Pikun).
5. SD (Sexual Dysfunction).

*APA SAJA YG HARUS DILAKUKAN?*

*1.BERGERAK*.
Jalan kaki 3 s/d 5 km/hari) dapat MenCegah Osteoporosis (Rapuh Tulang) dan Hypertensi.

*2.SENAM OLAH NAFAS*
Seperti Pranayama, Orhiba, Cikung, Yoga, dsb 2x / Minggu.
Paru-paru Perlu Latihan Deep breathing/maximal breathing, untuk meningkatkan Aliran Darah di alveoli, Menguras CO2.

*3.KURANGI KARBOHIDRAT*
Cukup Protein, Buah dan Sayur.

*4.JAGA BERAT BADAN*
Bobot Ideal Pria ( Tinggi Badan diKurangi 100 ) , Wanita ( Tinggi Badan diKurangi 110 ).
Lingkaran Perut Tak Boleh Lebih 80 cm untuk wanita, 90 cm untuk Pria.
BMI Tak Boleh Lebih 30 kg/m2.

*5.TEKANAN DARAH TIDAK BOLEH LEBIH 140/90.*
Cek Tensi Tiap Minggu.

*6. KADAR GULA DARAH PUASA TIDAK BOLEH LEBIH 110, Trigliserida 150, HDL Harus Lebih 50.*
Jadi Cek Darah Max Tiap 6 Bulan.

*8.ISTIRAHAT CUKUP*
Tidur 6 jam seBisanya mulai jam 10 malam, Lampu Mati (Merangsang Growth Hormon).
Jangan Makan 3 jam Sebelum tidur (Mencegah GERT, Mencegah Sesak).

Bantal Pendek (Meningkatkan Oksigenasi otak).

Miring ke Kanan (mengurangi Beban Jantung).

*9.KURANGI STRESS*
Jgn beKerja di Luar Kapasitas/KeMampuan.

*Perbanyak Rasa Syukur , Doa atau Meditasi* ,

Senantiasa  *Perbaiki Kualitas ibadah , Iman , Sosial & Hiburan yg Positif* ,

*PerBanyak Saat Kumpul2 , Ngobrol2 Santai , Canda Ria ,  Silaturahim atau Berkumpul dgn Keluarga & Sahabat jg Teman2*

*Tidak Boleh Marah2 atau Emosionil , Buang Jauh2 Hal2 yg berPotensi memBuat Sedih/Kasus ( Hukum/perMusuhan) , Bahkan Hadapilah Segala Hal dg Senyum Bahagia*

⚽Lebih Bijaksana Dlm pengGunaan harta..

Semoga bermanfaat
🙏Terima kasih 🙏

Rahasia Amalan Sunnah


Kalau kita ditanya apa arti Sunnah, pasti jawabannya *_"kalau di kerjakan dpt pahala dan kalau tdk di kerjakan tdk apa²."_*

Padahal kalau kita mengerjakan *_Shalat Sunnah Rawatib 12 rakaat_, Allah menjanjikan rumah di Surga. Bayangkan kalau kita mengerjakannya setiap hari..*
_Yakin nih enggak apa² di tinggal?_

Kalau kita *_Shalat Sunnah Fajar_, pahalanya lbh baik dari dunia dan seisinya..*
_Yakin nih enggak apa² ditinggal?_

Seseorg yg *_Shalat Tahajjud_, Allah mdhkan urusannya, doa²nya terkabul dan Allah angkat derajatnya ke tempat yg terpuji. Dijamin masuk Surga dan selamat dari adzab neraka dan dicatat sbg org yg berdzikir kpd Allah.*
_Yakin nih enggak apa² ditinggal?_

Kalau kita *_Shalat Dhuha 2 rakaat_,* itu sdh *mencukupi sedekah 360 persendian dan Allah jamin rezekinya*. _Yakin nih enggak apa² ditinggal?_

Seseorg yg *_Shalat ke Masjid_tiap langkahnya diangkat satu derajat dan dihapuskan satu dosa sampai ia masuk Masjid. Apabila ia di dlm Masjid, akan dianggap mengerjakan Shalat selama menunggu hingga Shalat dilaksanakan, dan Malaikat terus mendoakannya.*
_Yakin nih enggak apa² ditinggal?_

Saudaraku yg dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala

Utk urusan Sunnah, seharusnya mulai saat ini di mindset kita bkn lagi _"kalau di kerjakan dpt pahala, dan kalau tdk di kerjakan tdk apa²"_, tapi diganti menjadi _"kalau di kerjakan akan *"DAPAT UNTUNG BESAR"*, dan kalau tdk di kerjakan akan *"RUGI BESAR"*_.

Kata² *_"ah, itu cuma Sunnah"_ adalah bisikan dari SETAN* yg terus dihembuskan agar kita tdk melaksanakan amalan² tsb. Seharusnya saat inilah waktunya kita ber lomba² utk menjadi bertaqwa, mumpung msh di dunia, krn *_"org yg beriman blm tentu bertaqwa akan tetapi org yg bertaqwa sdh pasti dia beriman"_*

Jangan lupa,  *KEMATIAN* terus bergerak secara konsisten kpd kita dgn kecepatan 60 detik/menit tanpa pernah berhenti utk beristirahat.

Ya betul... Kecepatan kita kembali kpd Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah 3600 detik / jam,  sesuai dgn firman-Nya :  *_"Iqtaraba linnasi hisabuhum wahum fii ghoflatim mu'ridhuun ..."_*
Telah dekat kpd manusia hari menghisap segala amalan mereka, sdg mereka berada dlm kelalaian lagi berpaling (drpd-Nya) - ( QS Al Ambiyaa :  1)

Smg kita selalu dijaga Allah Subhanahu wa Ta'ala dan dijauhkan dari kelalaian dan berpaling dari-Nya... Aamiin

Selamat bertafakur, smga Allah Subhanahu wa Ta'ala snantiasa melimpahkan kebahagiaan dan keberkahan kpd kita. Aamiin....

*Mari kita saling mengingatkan dlm hal kebaikan dgn penuh kebenaran dan kesabaran*

*Ingatkan Diri Sendiri*
*Ingatkan Family*
*Ingatkan Sahabat*

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Mohon ta'awun menyebarkan info dakwah ini. Semoga menjadi pemberat timbangan kebaikan kita di hari kiamat insya Allah ta'ala.

Wednesday, May 31, 2017

Formalin Bisa Dihilangkan

Formalin adalah bahan kimia berbahaya yang kerap dicampurkan ke makanan oleh pedagang curang. Sebagai konsumen kita pun jadi waswas, takut bila tanpa sengaja membeli makanan berformalin dan meracuni diri dan keluarga sendiri. Untungnya, ada cara untuk menghilangkan kadar formalin dari makanan.

1. Ikan Asin

Ikan asin yang berformalin perlu direndam selama 60 menit agar formalinnya terlepas dari ikan dan terlarut ke air rendamannya. Level formalin akan berkurang sebanyak 61.25% bila ikan asin direndam dalam air biasa. Sebaiknya, perendaman ikan asin dilakukan di air garam karena dapat menghilangkan level formalin hingga 89.5%.

2. Tahu

Tahu yang berformalin pun bisa dinetralkan dengan cara yang mudah. Cara terbaik adalah dengan merebusnya sampai mendidih kemudian menggorengnya. Teknik ini terbukti dapat menghilangkan hampir semua kandungan formalin di dalam tahu tersebut. Cara lain juga bisa dilakukan dengan mengukusnya atau merendamnya di air panas. Namun, kedua cara ini hanya dapat mengurangi kandungan formalinnya, bukan menghilangkannya secara total.

3. Mie Basah

Untuk mie basah, caranya lebih mudah lagi. Cukup rendam saja mie dalam air panas selama 30 menit. Teknik sederhana ini terbukti dapat menghilangkan kandungan formalinnya hingga 100%. Jangan lupa, cuci kembali mie dengan air biasa setelah perendaman untuk memastikan tidak ada sisa formalin yang masih menempel.

4. Ikan Segar

Ikan segar yang diberi formalin juga bisa dinetralkan kembali sehingga aman untuk dikonsumsi. Campurkan cuka ke dalam air hingga konsentrasinya mencapai 5%. Kemudian, rendam ikan di larutan tersebut selama 15 menit. **************************
tolong di share ke teman2 biar terhindar dari formalin
Heny Budi Utari, PhD

Sunday, April 30, 2017

ExtraVaganza: Kiat Berkah

   _*• Seorang lelaki tua dengan baju lusuh masuk ke sebuah toko megah. Dari pakaiannya, kelihatan kalau lelaki tua itu dari golongan fakir. Para pengunjung di toko (yang rata² borjuis) melihat aneh kepada lelaki tua itu. Namun tidak dengan pemilik toko..*_
_*Pemilik toko :* ''Mau cari apa pak...?''_

_*Lelaki tua (dengan agak bimbang) menjawab :* "Anu..saya mau beli selimut 6 helai untuk saya dan anak-istri saya. Tapi...."_

_*Pemilik toko :* "Tapi kenapa pak...?''_

_*Lelaki tua :* "Saya hanya punya uang 100 ribu, Apa cukup untuk membeli 6 helai selimut..? Gak perlu bagus, yang penting bisa untuk melindungi tubuh dari hawa dingin..."_

_*Pemilik Toko :* "Oh... cukup pak..! Saya punya selimut bagus dari Turki. Harganya cuma 20 ribu saja. Kalau bapak membeli 5, saya kasih bonus 1 helai..!"_

  _*Wajah lelaki tua itu bersinar cerah (lega). Ia menyodorkan uang 100 ribu, lalu membawa selimut yang dibelinya pulang..*_
   _*Seorang teman pemilik toko yang sedari tadi melihat dan mendengarkan kemudian bertanya pada pemilik toko..:*_
_"Tidak salah...? Kamu bilang selimut itu yang paling bagus dan mahal yang ada ditokomu, dan Kemarin kamu menjual kepadaku 450 ribu, Sekarang kamu jual pada lelaki tua itu 20 ribu..!"_
_*Tanya-nya, keheranan..*_

_*Pemilik toko :* "Benar..! Memang harga selimut itu 450 ribu, dan aku menjualnya padamu tidak kurang, tidak lebih. Karena kemarin aku berdagang dengan manusia. Tapi sekarang aku berdagang dengan Allah. Demi Allah..! Sesungguhnya aku tidak menginginkan uangnya sedikitpun. aku juga menjaga harga diri lelaki tua tersebut agar dia seolah tidak sedang menerima sedekah dariku hingga membuatnya malu kepadaku. Demi Allah..! Aku hanya ingin lelaki tua dan keluarganya itu terhindar dari cuaca musim dingin yang sebentar lagi datang. Dan aku berharap Allah swt menghindarkan aku dan keluargaku dari panasnya api neraka...!!"_

   _*• Sungguh, diperlukan seni dan cara dalam beramal dan bersedekah agar tidak membuat orang lain merasa rendah dan malu..!!*_
______________________________

Sunday, February 26, 2017

Empat Pertanyaan di Hari Kiamat

🔷Renungan Malam🔷
Dari Abu Barzah Al-Aslamiy, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan bergerak kedua tapak kaki seorang hamba ( pada hari qiamat) sehingga ditanya tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang ilmunya untuk apa dia gunakan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia membelanjakannya, dan tentang badannya untuk apa memanfaatkannta"[HR.Tirmidzi 4, hal.36, no. 2532, dan ia berkata : ini hadits hasan shahih]
🌻

Saturday, February 25, 2017

7 Rahasia Mendidik Anak

Menyesal Tidak Mengetahuinya Dari Dulu, Ini 7 Rahasia Mendidik Anak

1. Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.
2. Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Mereka akan berhenti bermain.
3. Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.
4. Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.
5. Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.
6. Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.
7. Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.

Sunday, February 5, 2017

Mukidi Nonton

(Jam 8 pagi di kantor bioskop). Ketawa sejenak

(Kriing! telpon di meja kantor bioskop XXl berbunyi).

Mukidi: “Halo mas, saya mau nbanya, bioskop buka jam berapa?”

Penjaga: “Jam satu mas.”

Mukidi: “Bisa buka jam sembilan tidak mas?”

Penjaga: “Gak bisa. Biasa jam satu bukanya.”

(Jam 11, telepon bunyi lagi).

Mukidi: “Halo. Jam berapa bukanya bioskop?”

Penjaga: “Kamu yang telpon tadi ya mas? Kan sudah dikasih tau, bukanya jam 1.”

Mukidi: “Jam 12 tidak bisa, mas?”

Penjaga: “Tidak bisa! Emang bioskopnya mbahmu apa!”

Mukidi: “Nawar sedikit saja mas. Gak apa2, sudah setengah satu saja ya?”

Penjaga: (Jengkel) “Sebenarnya kamu mau nonton film apa tho, kok telepon terus-terusan?”

Mukidi: (Sambil menangis) “Saya ini sebenarnya di dalam bioskop mas. Tadi malam pas nonton pilem ketiduran. Tolong mas, bukakan pintunya. Saya pingin pulang.”